Monday, May 4, 2009

Memahami Konsep Inheritance (Pewarisan) Pada OOP

Pada posting kali ini special buat satu Tugas dari Matakuliah OOP ( Object Oriented Progam ) yang saya ikuti di UDINUS Jurusan Magister Komputer dengan Dosen Bpk. Romi Satriowahono, M. Eng.

Saya harapkan Artikel ini bermanfaat, terutama buat saya dan yang membacanya.

So let's disimak aja dan jangan lupa kasih komentar ya..?

Sebelum berbicara lebih jauh mengenai Konsep OOP Inheritance pada Pemrograman JAVA , terlebih dahulu kita akan mengenal terlbih dahulu mengenai konsep dasar dari OOP itu sendiri.

I. PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
OOP kepanjangan dari Object Oriented Programming atau biasa disebut dengan Pemrograman Berorientasi Objek . Paradigma pada pemrograman yang berorientasi objek didasari oleh istilah object ( Objek ) dan class ( Kelas )

OBJECT ( OBJEK )
Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia nyata dapat dianggap sebagai sebuah objek, nah Jika perhatikan lebih lanjut, pada dasarnya ada dua karakteristik yang utama pada sebuah objek , yaitu setiap objek memiliki atribut sebagai status yang kemudian akan disebut sebagai state. Dan Setiap objek memiliki tingkah laku yang kemudian akan disebut sebagai behaviour.

Sebagai contoh sederhana adalah : Manusia memiliki state: umur, tinggi, berat dan sebagainya. Demikian pula manusia memiliki behaviour: menua, meninggi, makan (menambah berat badan) dan sebagainya. Dalam pemrograman JAVA state bisanya dikatakan sebagai variabel dan behaviour adalah method.


CLASS ( KELAS )
Class merupakan prototipe yang mendefinisikan variabel-variabel dan method-method secara umum. Sedangkan objek pada sisi yang lain merupakan instansiasi dari suatu kelas.

ATTRIBUTE
Atribut adalah data yang dapat membedakan antara satu obyek dengan obyek yang lain.
Contoh untuk class mahasiswa terdapat obyek mahasiswa si A,dan obyek mahasiswa si B. Yang membedakan antara obyek si A dan obyek si B adalah NIM-nya yang merupakan Atribut dari obyek tersebut.


II. KONSEP PEWARISAN (INHERITANCE ) PADA OOP
Sebagai Informasi bahwa Ciri khas Pemrograman Berorientasi Objek ada tiga hal yaitu:
1. Enkapsulasi ( Pembungkusan )
2. Inheritance ( Pewarisan )
3. Polymorphism ( Perbedaan Bentuk )

A. PENGERTIAN PEWARISAN (INHERITANCE)
Konsep inheritance ini mengadopsi dunia riil dimana suatu entitas/obyek dapat mempunyai entitas/obyek turunan. Dengan konsep inheritance, sebuah class dapat mempunyai class turunan.

Suatu class yang mempunyai class turunan dinamakan parent class atau base class. Sedangkan class turunan itu sendiri seringkali disebut subclass atau child class. Suatu subclass dapat mewarisi apa-apa yang dipunyai oleh parent class.

Karena suatu subclass dapat mewarisi apa apa yang dipunyai oleh parent class-nya, maka member dari suatu subclass adalah terdiri dari apa-apa yang ia punyai dan juga apa-apa yang ia warisi dari class parent-nya.

Kesimpulannya, boleh dikatakan bahwa suatu subclass adalah tidak lain hanya memperluas (extend) parent class-nya.

Dari hirarki diatas dapat dilihat bahwa, semakin kebawah, class akan semakin bersifat spesifik. Class mamalia memiliki seluruh sifat yang dimiliki oleh binatang, demikian halnya juga macan , kucing, Paus dan Monyet memiliki seluruh sifat yang diturunkan dari class mamalia.

Dengan konsep ini, karakteristik yang dimiliki oleh class binatang cukup didefinisikan didefinisikan dalam class binatang saja.

Class mamalia tidak perlu mendefinisikan ulang apa yang telah dimiliki oleh class binatang, karena sebagai class turunannya, ia akan mendapatkan karakteristik dari class binatang secara otomatis. Demikian juga dengan class macan, kucing, Paus dan monyet, hanya perlu mendefinisikan karakteristik yang spesifik dimiliki oleh class-nya masing-masing.

Dengan memanfaatkan konsep pewarisan ini dalam pemrograman, maka hanya perlu mendefinisikan karakteristik yang lebih umum akan didapatkan dari class darimana ia diturunkan.


B. DEKLARASI PEWARISAN (INHERITANCE)

Deklarasi yang digunakan adalah dengan menambahkan kata kunci extends setelah deklarasi nama class, kemudian diikuti dengan nama parent class-nya. Kata kunci extends tersebut memberitahu kompiler Java bahwa kita ingin melakukan perluasan class.

public class B extends A { }

Pada saat dikompilasi, Kompiler Java akan membacanya sebagai subclass dari class Object.

public class A extends Object { }

C. KAPAN KITA MENERAPKAN INHERITANCE?
Kita baru perlu menerapkan inheritance pada saat kita jumpai ada suatu class
yang dapat diperluas dari class lain.

Misal terdapat class Pegawai public class Pegawai { public String nama; public double gaji; } Misal terdapat class Manager public class Manajer { public String nama; public double gaji; public String departemen; }

Dari 2 buah class diatas, kita lihat class Manajer mempunyai data member yang identik sama dengan class Pegawai, hanya saja ada tambahan data member departemen.

Sebenarnya yang terjadi disana adalah class Manajer merupakan perluasan dari class Pegawai dengan tambahan data member departemen.

Disini perlu memakai konsep inheritance, sehingga class Manajer dapat kita tuliskan seperti berikut :

public class Manajer extends Pegawai { public String departemen; }

D. KEUNTUNGAN INHERITANCE


1. Subclass menyediakan state/behaviour yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, hal ini akan memungkinkan programmer Java untuk menggunakan ulang source code dari superclass yang telah ada.

2. Programmer Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang bersifat generik, yang disebut abstract class, untuk mendefinisikan class dengan behaviour dan state secara umum.
E. ISTILAH INHERITANCE

Extends
Keyword ini harus kita tambahkan pada definisi class yang menjadi subclass.

Superclass Superclass digunakan untuk menunjukkan hirarki class yang berarti class dasar dari subclass/class anak.

Subclass Subclass adalah class anak atau turunan secara hirarki dari superclass.

Super Keyword ini digunakan untuk memanggil konstruktor dari superclass atau menjadi variabel yang mengacu pada superclass.

Methode Overriding Pendefinisian ulang method yang sama pada subclass

Dalam inheritance, method overriding berbeda dengan method overloading. Kalau method overriding adalah mendefinisikan kembali method yang sama, baik nama method maupun signature atau parameter yang diperlukan dalam subclass, kalau method overloading adalah mendefinisikan method yang memiliki nama yang sama, tetapi dengan signature yang berbeda dalam definisi class yang sama.

E. CONTOH LATIHAN INHERITANCE :

class Kotak{

double sisi1;

double sisi2;

double sisi3;

Kotak(){

}

Kotak(double satu, double dua, double tiga){

sisi1=satu;

sisi2=dua;

sisi3=tiga;

}

public void CetakKotak(){

System.out.println(”Isi Kotak adalah = ” + sisi1 + sisi2 + sisi3);}

}

public class Kotakku extends Kotak{

double sisi1;

Kotakku(double pertama, double kedua, double ketiga, double tambahan)

{

super(pertama,kedua,ketiga);

sisi1=tambahan;

}

public static void main(String[] args) {

Kotakku Kotaksaya= new Kotakku(10,5,15,30);

Kotaksaya.CetakKotak();

System.out.println(”Sisi Pertama dari Kotak adalah = ” + Kotaksaya.sisi1);

System.out.println(”Sisi Pertama dari Kotak adalah = ” + Kotaksaya.sisi2);

System.out.println(”Sisi Pertama dari Kotak adalah = ” + Kotaksaya.sisi3);

}

}

maka jika dijalankan program diatas hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :





Referensi :
1. Materi Kuliah OOP-1 oleh ROmi Satriawahono, M.Eng
2. wikipedia